Anggaran Rumah Tangga WorkerHOLic

ANGGARAN RUMAH TANGGA WORKERHOLIC

  BAB I

Organisasi

Pasal 1

Dalam melaksanakan program kerja dan administrasi sehari-hari, WorkerHOLic dapat berkoordinasi dan berdiskusi dengan perusahaan.

Pasal 2

Dalam setiap menyelesaikan perselisihan antara anggota dengan pihak perusahaan, WorkerHOLic lebih mengutamakan asas musyawarah dan kekeluargaan. Namun jika tidak tercapai kata sepakat, bisa dilanjutkan kepada proses hukum seperti yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 

BAB II

Keanggotaan 

Pasal 3

  1. Untuk menjadi anggota WorkerHOLic, karyawan PT Justika Siar Publika harus mengisi formulir anggota.

  2. Status keanggotaan ditetapkan dengan surat keputusan pengurus WorkerHOLic.

BAB III

Rapat-rapat 

Pasal 4

Rapat Umum Anggota:

  1. Dihadiri anggota, baik anggota aktif maupun anggota pasif.

  2. Memenuhi kuorum apabila dihadiri 50% plus satu orang dari jumlah anggota aktif.

  3. Hasil rapat mengikat bagi seluruh anggota WorkerHOLic.  

  4. Pemberitahuan rapat paling lambat 14 hari kalender sebelumnya oleh Pengurus secara tertulis.

Pasal 5

Rapat Kerja:

  1. Dihadiri anggota, baik anggota aktif maupun anggota pasif.

  2. Memenuhi kuorum apabila dihadiri 50% plus satu orang dari jumlah anggota aktif.

  3. Keputusan Rapat Kerja mengikat bagi seluruh anggota.

  4. Keputusan Rapat Kerja tidak boleh bertentangan dengan keputusan Rapat Umum Anggota.

  5. Pemberitahuan rapat paling lambat 7 hari kalender sebelumnya oleh Pengurus secara tertulis.

Pasal 6

Rapat Pimpinan Pengurus:

  1. Dihadiri Pengurus Harian.

  2. Memenuhi kuorum apabila dihadiri 2/3 anggota Pengurus Harian.

  3. Keputusan Rapat Pimpinan Pengurus mengikat bagi seluruh anggota Pengurus Harian.

  4. Keputusan Rapat Pengurus Harian tidak boleh bertentangan dengan keputusan Rapat Umum Anggota.

  5. Pemberitahuan rapat paling lambat 7 hari kalender sebelumnya oleh Pengurus secara tertulis.

Pasal 7

Rapat Divisi:

  1. Dihadiri oleh Ketua Divisi dan Anggota Divisi.

  2. Keputusan Rapat Divisi mengikat bagi seluruh anggota divisi yang bersangkutan.

  3. Keputusan Rapat Divisi tidak boleh bertentangan dengan keputusan Rapat Pimpinan Pengurus.

  4. Pemberitahuan rapat paling lambat 7 hari kalender sebelumnya oleh Ketua Divisi secara tertulis.

Pasal 8

Rapat Istimewa Anggota:

  1. Dihadiri oleh anggota, baik anggota aktif maupun pasif.

  2. Diadakan berdasarkan permintaan sekurang-kurangnya oleh 1/3 dari seluruh jumlah anggota WorkerHOLic secara tertulis; dan memenuhi kuorum jika dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari seluruh jumlah anggota WorkerHOLic.

  3. Anggota yang berhalangan hadir dapat dihitung sebagai peserta rapat jika mengirimkan pernyataan tertulis.

  4. Pemberitahuan rapat paling lambat 7 hari kalender setelah permintaan diajukan.

  5. Hasil rapat mengikat bagi seluruh anggota WorkerHOLic.

BAB IV

Kepengurusan 

Pasal 9

  1. Pengurus Harian beranggotakan: ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara dan ketua-ketua divisi.

  2. Pengurus Pleno beranggotakan Pengurus Pleno ditambah badan-badan, lembaga-lembaga dan perangkat kerja lainnya.

Pasal 10

Susunan Pengurus Harian:

  1. Ketua

  2. Wakil Ketua

  3. Ketua Divisi:

  •  
    • Advokasi

    • Sumber Daya Manusia (SDM)

  1. Sekretaris

  2. Bendahara

Pasal 11

  1. Pengurus yang dipilih langsung dalam Rapat Umum Anggota adalah ketua dan wakil ketua.

  2. Selanjutnya, ketua dan wakil ketua memilih sekretaris, bendahara, serta ketua-ketua divisi selambatnya 30 hari setelah terpilih.

  3. Anggota WorkerHOLic yang dicalonkan menjadi pengurus harus hadir, kecuali disetujui Rapat Umum Anggota atau yang setingkat. Dalam hal berhalangan hadir, anggota yang dicalonkan harus menyatakan kesediaannya.

BAB V

Surat-Menyurat 

 

Pasal 12

  1. Surat-surat keputusan ditandatangani oleh ketua dan sekretaris WorkerHOLic.

  2. Surat-surat biasa ditandatangani ketua dan/atau ketua divisi dan sekretaris WorkerHOLic.

BAB VI

Kekayaan dan Pertanggungjawabannya 

Pasal 13

 

Aset kekayaan WorkerHOLic berasal dari:

  1. Iuran anggota;

  2. Sumbangan atau hibah yang jelas, halal, tidak mengikat, dan/atau memengaruhi independensi WorkerHOLic.

  3. Kegiatan lain yang disetujui oleh Rapat Pengurus.

Pasal 14

Laporan pertanggungjawaban atas aset kekayaan WorkerHOLic dilaporkan Pengurus Harian dalam Rapat Umum Anggota dan yang setingkat. Jika diperlukan, menggunakan jasa auditor independen. 
 

BAB VII

Lain-lain/Penutup 

Pasal 15

  1. Apabila WorkerHOLic dibubarkan, maka seluruh aset kekayaannya akan dibagikan kepada seluruh anggota.

  2. Hal-hal lain yang belum dimuat dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) akan diatur kemudian.      

Ditetapkan di:  Jakarta, 8 Agustus 2007

Pada:  Rapat Panitia Pembentukan WorkerHOLic 

 

Pimpinan Sidang, 

 

 

Ketua                                                                Sekretaris

 

Yacob Yahya                    Muhammad Kamal Fikri

Leave a Reply